Jumat, 08 Januari 2016

PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI dan DAMPAK KERUSAKAN BAGI LINGKUNGAN




Dalam dunia industri pasti terdapat dampak-dampak bagi lingkungan, baik limbah maupun yang mempengaruhi lingkungan.
Untuk meminimalisir hasil limbah dan dampaknya perlu pengelolaan yang baik, penanganan yang sesuai prosedur.

Di lihat dari ukurannya limbah industri lebih berbahaya dari limbah domestik,
upaya untuk mengurangi dampak limbah industri adalah dilakukannya untuk mengelola limbah dengan memanfaatkannya kembali menjadi energi alternatif.

Ini adalah cara Pemanafaatan biomassa dari pabrik gula dengan pembuatan briket yaitu energy alternatif:
Biomassa adalah bahan bahan hayati (bahan dari tanaman serta kotoran ternak)
Pabrik gula yang meghasilkan limbah biomassa. karna harga BBM yang selalu naik dari tahun ke tahun dan juga sisa pembakaran yang di hasilkan tidak terlalu baik bagi lingkungan sekitar, salah satu cara untuk mendapatkan energi alternatif dan sekaligus memanfaatkan limbah pabrik gula yang berupa partikel debu  adalah dengan membuat partikel debu menjadi briket.
Briket adalah sebuah blok bahan yang dapat dibakar yang digunakan sebagai bahan bakar untuk memulai dan mempertahankan nyala api. Briket yang paling umum digunakan adalah briket batu bara, briket arang, briket gambut, dan briket biomassa.
Namun yang paling ramah lingkungan dan bahannya di ambil dari limbah pabrik gula briket dari biomassa menguntungkan bagi lingkungan.



Setiap aktivitas lingkungan membutuhkan lahan dan lingkungan yang baru, sekecil apapun kegiatan industri tesersebut otomatis akan merusak lingkungan.
Contoh kerusakan pada llingkungan adalah penambangan batu kapur. Batu kapur merupakan salah satu jenis bahan galian golongan C yang banyak di gunakan dalam proses industri maupun bangunan.
dampak positif ini belum diketahui, dan kegiatan tersebut belum di ketahui secara tuntas. Pemahaman fungsi ekologis dari bukit kapur sangat di butuhkan.



Contoh negatif dari penambangan kapur adalah:
Terbentuknya lereng lereng terjal yang sangat membahayakan para penambang.
Polusi udara karna pengangkutan hasil tambang menggunakan truck dan mobil pickup.
Jalan yang dilalui para penambang menjadi rusak, berlubang.
Penambang hanya menggunakan alat sederhana yang dapat merusak lingkungan.
Penambang tidak memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Kegiatan penambangan batu kapur akan membawa dampak negatif terhadap keadaan morfologi, tanah, air, dan udara.

Berdasarkan kedua contoh di atas dapat kita ketahui cara mengelola dampak yang baik bagi lingkungan, jika kita dapat mengelolanya dan mengatasinya lingkungan akan tetap terjaga dengan baik untuk masa depan.





Daftar Pustaka

Algunadi, I Gede. Analisis Dampak Penambangan Batu Kapur Terhadap Lingkungan di Kecamatan Nusa Penida. Undiksha

Raharjo, Samsudi. 2013. Pembuatan Briket Bioarang Dari Limbah Abu Ketel, Jarak, dan Gliserin.

tugas 2 - Rangkuman Hasil Jurnal



PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MEREDUKSI WASTE DI INDUSTRI SKALA UKM

Darminto Pujotomo, Raditya Armanda
3 September 2011 

A. Latar Belakang

Lean manufacturing merupakan konsep manufaktur untuk menghasilkan produk yang efisien daengan mengurangi biaya produksi melalui efisiensi, dalam konsep lean, dikenalkan 7 macam pemborosan yang meliputi produksi berlebih, transportasi material yang berlebihan, menunggu proses yang tidak perlu, persediaan, pergerakan dan cacat produk. penelitian ini menggunakan value stream mapping dalam mengidentifikasi pemborosan dan menelusuri potensi terjadinya pemborosan.
Banyak pemborosan yang terjadi di perusahaan tanpa di sadari oleh pelakunya. Selama ini perusahaan merasakan adanya pemborosan yang sering terjadi. tetapi perusahaan jarang melakukan pengukuran. padahal, pemborosan sangat berpotensi mengurangi efisiensi perusahaan. Penelitian ini bermaksud mengidentifikasi pemborosan yang terjadi dan mereduksi pemborosan tersebut sehingga mampu meningkatkan efisiensi produksi.

B. Hasil dan Pembahasan


CV. Citra Jepara merupakan perusahaan yang melayani permintaan meubel dari customernya (make to demand) dan memilikki skala produksi yang cukup besar sehingga penerapan lean manufacturing merupakan kebutuhan bagi perusahaan untuk meminimasi waste untuk memaksimalkan profit dan dapat menjadi unggul dari para kompetitornya. Banyaknya pemborosan material dengan membuang bahan yang cacat dan sisa serbuk kayu dapat dikurangi dengan down size, finger joint dan pres.

Proses Produksi

di fokuskan pada peroses perubahan dari log kayu menjadi komponen sebuah meubel.
proses produksi ini di bagi menjadi 3 tahap
  1. tahap ini adalah proses pembuatan log kayu menjadi papan kayu dengan menggunakan mesin sawmill.
  2. tahap kedua menggunakan mesin ricksaw, yaitu proses pembuatan papan kayu menjadi komponen setengah jadi. tentu saja sesuai dengan yang di butuhkan.
  3. tahap terakhir dengan mesin radial adalah pembuatan komponen setengah jadi menjadi komponen jadi..
pada setiap tahap proses tersebut terdapat quality control yang bertugas mengecek hasil dari proses produksi. pengecekan berupa sepisifikasi produk sesuai yang di butuhkan.

Desain Layout Produksi

perusahaan menerapkan proses layout, peletakan mesin pun telah sesuai dengan kebutuhan pekerja dari proses pembuatan komponen.

Penerapan Value Stream Mapping

pada penerapan ini terlihat adanya  beban kerja yang tidak seimbang pada setiap proses kerja, terutama terlihat pada mesin sawmill yang hanya terdiri dari 2 mesin dan memiki waktu pemrosesan yang paling lama. ketidak seimbangan aliran proses dapat diatasi dengan cara lantai produksi membuat persediaan work in process berupa papan kayu.

The 7 Wastes

  • Correction Waste
untuk mengurangi waste pada proses correction waste, di terapkan system qualitu control yang berfungsi untuk menyingkirkan material cacat agar tidak di proses lebih lanjut.

  • Overproduction Waste
dalam proses ini tidak terjadi karna produk yag di kerjakan merupakan produk make to demand.

  • Movement of Material Waste
Pada proses ini menggunakan Forklift, Platform truck, dan Handlift Truck yang masing masing di gunakan sesuai kapasitas barang produksi tersebut

  • Motion Waste
para pekerja memiliki job desk masing-masing sehingga pergerakan yang terjadi tidak mengakibatkan motion waste

  • Waiting Waste
Waiting Waste sedikit terjadi pada proses produksi, ini terbukti dengan sedikitnya material yang menunggu untuk di proses selanjutnya dan kesesuaian beban kerja.

  • Inventory Waste
Karna banyaknya faktor yang tidak tentu seperti faktor alam dan perijinan, maka perusahaan menerapkan kebijaka safety stock untuk mencegah terjadinya stockout atas permintaan konsumen.

  • Processing Waste
dalam proses produksi yang di lakukan, bagian produksi menetapkan jumlah komponen yang harus di penuhi pada hari tersebut.

Sustainable Manufacturing

ketiga pilar pendukung sustainable mancufacturing tidak dapat berdiri sendiri karena makna sustainable itu sendiri berarti berkelanjutan dimana satu proses berlanjut ke proses-proses berikutnya dimana proses sebelumnya akan mempengaruhi proses selanjutnya baik secara langsung atapun secara tidak langsung. sebagai contoh ketersediaan bahan baku mempengaruhi ada tidaknya proses produksi yang akan di laksanakan.

dalam studi kasus ini akan kita bahas beberapa alternatif yang dapat digunakan untuk menciptakan sustainable manufacturing pada CV. Citra Jepara. antara lain:
  1. mengurangin pengguanaan bahan utama yang tidak berkelanjutan dengen penggunaan bahan pengganti yang berkelanjutan dan lebih ramah lingkungan.
  2. mengoptimalkan penggunaan energi selama logistik, proses produksi dan distribusi.
  3. menurunkan tingkat waste dari proses produksi dengan meningkatkan efisiensi proses produksi
  4. meningkatkan kualitas produk untuk memperpanjang masa pemakaian produk dan mudah terurai oleh alam.
  5. meningkatkan servis produk untuk pemanfaatan produk yang lebih lama sehingga tidak menimbulkan prilaku konsumtif pada konsumen.
  6. memperbaiki keamanan dan kesehatan dari pekerja, komunitas, dan pengguna.
  7. mengoptimalkan penggunaan satu kawasan industri untuk penghematan biaya dan kemudahan pengelolaan limbah.
  8. meningkatkan peran serta perusahaan, perkotaan dan pemerintah dalam upaya menciptakan sustainable manufacturing.
  9. menggalakan inovasi dalam dunia industri.
berikut merupakan tindakan sustainable untuk mengurangi sampah yang di buang dan memaksimalkan material yang ada;
  • down size; adalah penurunan ukuran komponen yang di produksi akibat cacat komponen yang reject.
  • Finger joint; adalah desain dengan menyusun komponen-komponen kecil yang dapat di susun untuk menjadi komponen yang lebih besar
  • press; adalah proses dimana bubuk sisa serpihan kayu dengan di press sehingga dapat di gunakan untuk menjadi bagian yang dapat di gunakan kembali.

 Peluang penelitian selanjutnya

dalam penelitian ini penelitian untuk selanjutnya tidak ada karena limbah kayu yang di hasilkan dapat di manfaatkan kembali. dan juga penggunaan kayu dari pohon jati menggunakan jati yang ideal untuk sebuah tanaman sebagai bahan baku pembuatan mebel.

PENCEMARAN AIR DAN SIFAT AIR TERCEMAR



A. Pencemaran Air



Pencemaran air adalah masuknya zat yang menyebabkan kualitas air menurun ke tingkat tertentu sehingga air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukkannya. Menurut data dari WHO 3,4 juta kematian prematur setiap tahun dari penyakit yang ditularkan melalui air diantaranya sebanyak 1,9 juta melaui penyakit diare. berikut ini adalah contoh sumber pencemaran air yaitu: 
Limbah Industri
Limbah Domestik
Kebocoran Kapal Tangker
Peracunan Ikan
Akibat dari pencemaran air, maka akan timbul suatu masalah baru seperti racun, radiokatif dan panas dapat membunuh biota air dan polutan yang banyak menggunakan O2 membuat air menjadi keruh dan bau busuk. Logam seperti Hg Pb Ni dapat merusak organ tubuh manusia dan menimbulkan kanker. Bila manusia mengkonsumsi air tercemar bisa sakit atau meninggal dunia. Berikut ini adalah jenis-jenis zat pencemaran air diantaranya:

1. Zat Pengikat Oksigen
Mikrooganisme dari sisa makanan, pembuangan kotoran, limpasan pertanian, dan pabrik kertas yang dapat mengikat oksigen di dalam air. Contohnya dari pupuk kandang dan residu tumbuhan.  

2. Zat Radioaktif
Sisa zat radioaktif bisa saja terdapat pada air. Misalkan, yang bersumber dari pembangkit listrik, produksi senjata, sumber alamiah, penambangan dan pengelolaan mineral. Contohnya dari thorium, uranium, cesium, iodine dan radon. Zat radioaktif ini dapat menimbulkan gangguan pembelahan sel, dan kerusakan sel tubuh.

3. Zat Organik
Memiliki toksisitas yang tinggi dan sangat bahaya apabila air tercemar zat organik. Sumber zat organik bisa berasal dari pertanian, industri dan pertanian. Contohnya dari pestisida, plastik minyak, bensin dan deterjen. 

4. Zat Anorganik
Senyawa logam (Ni, Pb, Hg) tercemar sedikit dalam air sudah berbahaya. Bisa mengubah nilai pH air. Sumber zat anorganik ini bisa berasal dari air limbah industri, bahan pembersih rumah tangga dan air limpahan. Contohnya dari asam, basa dan logam. 

5. Sedimen
Sumber pencemaran ini bisa melalui erosi daratan dan banjir. Tanah dan pasir atau lumpur pada air menimbulkan kekeruhan yang dapat mengganggu proses fotosintesis dalam air.

6. Energi Panas
Pembuangan limbah yang mengandung panas dapat menaikan suhu. Air panas menghambat masuknya O2. Sumber pencemaran ini bisa terjadi pada pembangkit listrik dan air pendingin industri, contohnya panas.

7. Unsur Hara dan Nutrisi
Bersumber dari pupuk pertanian, pembuangan limbah dan pupuk. Menimbukan bau pada air dan tumbuh bakteri dan ganggang, contohnya nitrat, fosfat dan amonium.

B. Sifat Air Tercemar



Sifat air tercemar dibagi menjadi beberapa bagian yaitu:

1. pH
Kondisi normal : 6 – 8
Tercemar : alkalinitas : > 8 (kapur)
Keasaman : < 6 (zat zat organik)
Alat : kertas indikator pH dan alat pH meter

2. Suhu
Adanya perubahan suhu air. Air yang panas apabila langsung dibuang ke lingkungan akan mengganggu kehidupan hewan air dan mikroorganisme lainnya. Air dari hasil pendinginan mesin pabrik (panas dari mesin).
Alat : termometer

3. Warna, Bau dan Rasa
Warna: Air yang jernih belum tentu tidak beracun. Zat berbahaya tidak menimbulkan warna jika larut dalam air
Bau: Apabila air berbau sudah dipastikan air tersebut tercemar.
Rasa: Bila air berasa terjadi penambahan zat dalam air dan mengubah nilai pH air.

4. Jumlah Padatan
TDS dan TSS besar akan mempengaruh proses Fotosintesis, sehingga O2 terlarut sedikit.

5. COD
singkatan dari Chemical Oxygen Demand, atau kebutuhan oksigen kimia untuk reaksi oksidasi terhadap bahan buangan di dalam air.

6. Kandungan Minyak
Adanya kandungan minyak pada air akan menghalangi sinar matahari untuk proses Fotosintesis

7. Kandungan Logam Berat
Adanya logam berat di perairan, berbahaya baik secara langsung terhadap kehidupan organisme, maupun efeknya secara tidak langsung terhadap kesehatan manusia.

8. Kandunan Bahan Radioaktif
Meningkatnya radioaktivitas air lingkungan. Zat radioaktif dari berbagai kegiatan dapat menyebabkan berbagai macam kerusakan biologis apabila tidak ditangani dengan benar, baik efek langsung maupun efek tertunda.

C. Cara Mencegah Pencemaran Air


  1. Tidak membuang sampah organik maupun an organik ke air.
  2. Memakai deterjen yang ramah lingkungan.
  3. Tidak membuang limbah industri atau rumah tangga langsung   ke air,melainkan dibuat dulu bak – bak penampungan.
  4. Tidak memakai racun atau listrik untuk menangkap ikan.
  5. Memakai pupuk dan insektisida tepat guna dan tepat dosis.

KOMPOSISI UDARA



PENDAHULUAN

Diperkirakan orang tanpa makan dapat bertahan 5 minggu,tanpa air dapat bertahan 5 hari, tanpa udara hanya mampu bertahan 5 menit. 
Pernyataan di atas merupakan suatu pernyataan yang mengingatkan kita betapa pentingnya udara, bukan sekedar udara biasa, tapi udarabersih yang memiliki fungsi sebagai pendukung kehidupan, baik manusia, hewan ataupun tumbuhan.

Apa itu Udara?

Udara dalam istilah meteorologi disebut juga atmosfir yang berada di sekeliling bumi yang fungsinya sangat penting bagi kehidupan di dunia ini 

Sebagian besar atmosfer terdiri dari gas nitrogen (78%) dan oksigen (21%). Sisanya (1%) terdiri atas gas argon, karbondioksida, hidrogen, neon, helium, metana, kripton, xenon, dan gas-gas lain yang jumlahnya sedikit sekali. Meskipun jumlahnya sedikit, tetapi keberadaannya sangat penting.


ATMOSFER berasal dari kata atmos (gas atau uap air) dan sphaira (lapisan atau bola). Atmosfer adalah lapisan udara yang terdiri atas berbagai campuran gas yang mengelilingi planet bumi. Ketinggian atmosfer atau batas atas sekitar 1000 km dari permukaan air laut. Semakin ke atas, kerapatan udara semakin kecil. Karena udara semakin dingin.

Manfaat ATMOSFER

  1. Menjaga temperatur bumi sehingga tetap hangat.
  2. Melindungi bumi dari jatuhan benda-benda luar angkasa.
  3. Menahan radiasi matahari. Sinar matahari yang sampai di bumi akan melewati lapisan ozon. Lapisan ozon berfungsi mengurangi radiasi sinar matahari
  4. Atmosfer berperan sebagai sumber gas – gas penting yang digunakan dalam proses kehidupan makhluk hidup di bumi. Seperti Oksigen
  5. Mempunyai berat (56 x 1014 ton) dan dapat memberikan tekanan. 99% dari beratnya berada sampai ketinggian 30 km, dan separuhnya berada di bawah 6000 m.

Komposisi Udara



dari gambar di atas kita dapat melihat bahwa zat yang terdapat dalam udara tidak seperti yang kita ketahui yaitu oksigen saja, ternyata kandungan zat yang paling banyak adalah nitrogen sebesar 78%, Oksigen 21%, Argon 0,9%, karbondioksida 0,03%, dan lainnya 0,07%. zat yang jumlahnya hanya sedikit tersebut walau hanya sedikit tetapi sangat berpengaruh terhadap udara yang kita hirup sehari hari.

di bawah ini akan menjelaskan tentang kamposisi udara itu sendiri dan kegunaan dalam kehidupan kita

 


Gas nitrogen merupakan gas inert, artinya gas yang sangat stabil dan sulit bereaksi. Gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa, dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil, sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya.
Nitrogen mengisi 78,08 persen atmosfer Bumi dan terdapat dalam banyak jaringan hidup. Zat lemas membentuk banyak senyawa penting seperti asam amino, amoniak, asam nitrat, dan sianida.


Nitrogen merupakan elemen penting bagi kehidupan karena merupakan salah satu penyusun DNA, dan dengan demikian merupakan bagian dari kode genetik.

Molekul nitrogen terjadi terutama di udara. Dalam air dan tanah, nitrogen ditemukan pada senyawa nitrat dan nitrit.

Semua zat ini adalah bagian dari siklus nitrogen sehingga semua saling berhubungan.

Manusia telah mengubah keseimbangan nitrat dan nitrit alami terutama karena penggunaan pupuk yang mengandung nitrat.

Nitrogen dihasilkan oleh berbagai industri sehingga meningkatkan kadar nitrat dan nitrit dalam tanah dan air.

Kegunaan Nitrogen




Penggunaan komersial terbesar nitrogen adalah sebagai komponen dalam pembuatan amonia yang kemudian digunakan sebagai pupuk dan untuk memproduksi asam nitrat.



Nitrogen cair digunakan sebagai refrigerant >Pembekuan produk makanan, untuk mengawetkan sel reproduksi (sperma dan sel telur), dan untuk penyimpanan sampel biologis.


 

Itulah sebabnya, ketika bernapas, gas nitrogen ikut keluar masuk paru-paru tanpa mengalami perubahan apa-apa. 
Karena bersifat inert, gas nitrogen sering digunakan dalam ruangan tempat menyimpan bahan-bahan yang mudah terbakar atau meledak. Selain itu, gas nitrogen juga banyak digunakan untuk mengisi bohlam agar filamen bohlam tidak terbakar. 
Dalam industri, gas nitrogen digunakan sebagai bahan baku pupuk, obat-obatan, zat pewarna, dan bahan peledak.


Efek Nitrogen Dalam Kesehatan

Reaksi dengan hemoglobin dalam darah menyebabkan daya dukung oksigen darah menurun (nitrit).
Penurunan fungsi kelenjar tiroid (nitrat).
Kekurangan vitamin A (nitrat).
Membentuk nitro amina, yang dikenal sebagai salah satu penyebab paling umum kanker (nitrat dan nitrit)


  OKSIGEN

Gas oksigen merupakan gas sangat reaktif, artinya gas yang sangat mudah bereaksi dengan zat lain. 
Reaksi oksigen dengan zat lain disebut oksidasi. Helium, neon, argon, dan krypton tidak dapat bereaksi dengan oksigen
Oksidasi yang berlangsung lambat menimbulkan pelapukan batu-batuan dan perkaratan pada logam.
Pada manusia oksidasi terjadi pada saat pembakaran zat-zat makanan.

Pada Temperatur dan tekanan standar, dua atom unsur ini berikatan menjadi dioksigen, yaitu senyawa gas diatomik dengan rumus O2 yang tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak berbau.
Gas oksigen biasanya terdapat dalam bentuk molekul diatomik, O2, tetapi ada juga dalam bentuk triatomik, O3, bernama ozon.
Hampir semua unsur kimia, selain gas mulia, berikatan dengan oksigen untuk membentuk berbagai senyawa.


Oksigen dalam dunia Industri

Peleburan, pemurnian, dan pembuatan baja, dan logam lainnya 
Pembuatan bahan kimia dengan oksidasi terkontrol, 
Propulsi roket, 
Penopang hidup medis dan biologi
Pertambangan serta produksi kaca

KARBON DIOKSIDA

adalah sejenis senyawa kimia yang terdiri dari dua atom oksigen yang terikat secara kovalen dengan sebuah atom karbon. 

Ia berbentuk gas pada keadaan temperatur dan tekanan standar dan hadir di atmosfer bumi.

Karbondioksida dihasilkan oleh pernapasan makhluk hidup, letusan gunung merapi, dan pembakaran bahan bakar minyak.  Gas karbondioksida sangat diperlukan untuk proses fotosintesis tumbuhan hijau
Manusia telah meningkatkan jumlah karbondioksida yang dilepas ke atmosfer ketika mereka membakar bahan bakar fosil, limbah padat, dan kayu untuk menghangatkan bangunan, menggerakkan kendaraan dan menghasilkan listrik. 

Pada saat yang sama, jumlah pepohonan yang mampu menyerap karbondioksida semakin berkurang akibat perambahan hutan untuk diambil kayunya maupun untuk perluasan lahan pertanian.

Walaupun lautan dan proses alam lainnya mampu mengurangi karbondioksida di atmosfer, aktivitas manusia yang melepaskan karbondioksida ke udara jauh lebih cepat dari kemampuan alam untuk menguranginya.